Strategi Mourinho Jelang Lawan Barcelona

Bentrok antara Real Madrid Vs Barcelona atau yang akrab disebut El Clasico telah memasuki ronde ke-216. Siapakah yang akan jadi pemenang dalam duel di Santiago Bernabeu, Minggu (11/12/2011) nanti?
Merujuk pada catatan tujuh pertemuan terakhir, Barca sukses tiga kali membuat El Real merana, sementara Los Merengues hanya sekali membuat El Barca gigit jari, yakni pada Copa Del Rey. Tiga laga lainnya berakhir dengan imbang. Secara total, dari 215 lakon el clasico, Madrid sedikit lebih unggul dengan 86 kemenangan, berbanding 84 milik Barca. Sisanya, 45 laga berakhir draw.
Di pertemuan pertama musim ini, Madrid juga sedikit lebih percaya diri. Selain faktor tuan rumah, armada Jose Mourinho juga tengah nyaman di puncak klasemen, dengan keunggulan tiga angka plus satu laga sisa yang belum dimainkan. Ini belum ditambah rekor manis Madrid yang meraih kemenangan beruntun di 14 laga terakhir di semua ajang.
Sementara Barca, skuad asuhan Pep Guardiola jelas tidak bisa dianggap remeh. Meski dari segi performa kalah konsisten dengan Madrid, namun Barca bisa sedikit jumawa lantara dalam tiga tahun terakhir, Xavi Hernandez tidak sekalipun menelan kekalahan di Bernabeu. Kekalahan terakhir Barca di kandang Madrid terjadi pada 8 Mei 2008, ketika itu Barca yang masih diarsiteki Franck Rijkaard kalah 4-1 dari El Real di bawah asuhan Bernd Schuster.
Dari kubu Madrid, Mourinho menganut patron 4-3-3 pada awal kepemimpinannya di Madrid, awal musim lalu. Namun, kekalahan telak 5-0 dari Barca di Camp Nou membuat Mou mengganti skemanya, dengan pola variasi yakni 4-3-2-1 atau 4-2-3-1. Hasilnya memang lebih baik. Namun tetap saja Madrid harus mengakui hegemoni Barca yang menyabet dua gelar bergengsi La Liga dan Liga Champions. Madrid hanya kebagian trofi Copa Del Rey.
Menyikapi laga ini, tentunya Mourinho tidak akan gegabah menentukan strategi. Hal ini dibuktikan dengan pernyataannya beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa dirinya tidak akan menduetkan Gonzalo Higuain dan Karim Benzema. Ini bisa berarti, Mou akan memasang patron 4-2-3-1 dengan menempatkan salah satu diantara Higuain atau Benzema sebagai striker tunggal, dengan sokongan Cristiano Ronaldo, Angel Di Maria dan Mesut Ozil di lini kedua.
Sampai-sampai Mourinho mengeluarkan 10 perintah kepada Skuad nya
Berikut 10 daftar perintah tersebut :
1. Jangan kebobolan! Apalagi di babak pertama.
2. Bagi para fans buatlah Stadion Santiago Bernabeu neraka bagi Barcelona.
3. Jangan khawatir dengan wasit. Tapi bagaimanapun tetaplah berhati-hati dengan kartu.
4. Ambil keuntungan dari superioritas area Madrid.
5. Jangan pernah sedetik pun kehilangan pandangan terhadap bola.
6. Tutuplah semua ruang yang dimiliki pemain Barcelona dengan terus-menerus menekan.
7. Intensitas, tekanan, vertikalitas, dan perbanyak ritme.
8. Bekerja keraslah untuk membuat para pemain Barca keletihan.
9. Konsentrasi dan koordinasikanlah pergerakan dengan sesama rekan setim.
10. Percayalah kepada diri sendiri! Jangan pernah ragu!
Lalu bagaimana dengan strategi yang akan diturunkan Guardiola? simak strateginya disini

